Tentang Kami

Berinovasi dan Terus Menjadi Lebih Baik

Perencanaan bisnis yang lebih terarah sebagai tujuan yang harus dicapai oleh Kami untuk menjadi Bank yang terdepan dalam membantu semua kebutuhan masyarakat saat ini

  • Sahabat Keluarga Indonesia

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. berkomitmen melayani dan menyediakan tiga produk utama: perbankan perseorangan, bisnis, dan syariah.

    Visi Bank BTN

    Mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia.

    Misi Bank BTN

    • Menjadi mitra utama pemerintah dalam inklusi perumahan dan keuangan.
    • Memberikan customer experience terbaik melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi.
    • Meningkatkan shareholder value dengan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan.
    • Menjadi rumah bagi talent terbaik Indonesia.
    • Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

    Jejak Langkah BTN

    Informasi tentang sejarah singkat perjalanan Bank BTN di Indonesia sampai akhirnya berkembang sampai saat ini

    • 1897
      Kelahiran BTN Jaman Belanda

      Bank BTN adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Cikal bakal Bank BTN dimulai dengan didirikannya Postspaarbank di Batavia pada tahun 1897, pada masa pemerintah Belanda.

    • 1942
      Kelahiran Bank BTN Pada Masa Pemerintahan Jepang

      Pada 1 April 1942 Postparbank diambil alih pemerintah Jepang dan diganti namanya menjadi Tyokin Kyoku.

    • 1950
      Kelahiran Bank BTN Pada Masa Kemerdekaan

      Setelah kemerdekaan diproklamasikan, maka Tyokin Kyoku diambil alih oleh pemerintah Indonesia, dan namanya diubah menjadi Kantor Tabungan Pos RI. Usai dikukuhkannya, Bank Tabungan Pos RI ini sebagai satu-satunya lembaga tabungan di Indonesia. Pada tanggal 9 Februari 1950 pemerintah mengganti namanya dengan nama Bank Tabungan Pos.

    • 1963
      Kelahiran Bank BTN Pada Masa Diperalihan Zaman

      Tanggal 9 Februari 1950 ditetapkan sebagai hari dan tanggal Bank BTN. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 tahun 1963 Lembaran Negara Republik Indonesia No. 62 tahun 1963 tanggal 22 Juni 1963, maka resmi sudah nama Bank Tabungan Pos diganti namanya menjadi Bank Tabungan Negara. Dalam periode ini posisi Bank BTN telah berkembang dari sebuah unit menjadi induk yang berdiri sendiri.

    • 1974
      Mulai Berdirinya Bank BTN dari Sebuah Unit Menjadi Induk

      Kemudian sejarah Bank BTN mulai diukir kembali dengan ditunjuknya oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 29 Januari 1974 melalui Surat Menteri Keuangan RI No. B-49/MK/I/1974 sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat. Sejalan dengan tugas tersebut, maka mulai 1976 mulailah realisasi KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pertama kalinya oleh Bank BTN di negeri ini. Waktu demi waktu akhirnya terus mengantar Bank BTN sebagai satu-satunya bank yang mempunyai konsentrasi penuh dalam pengembangan bisnis perumahan di Indonesia melalui dukungan KPR BTN. 

    • 1994
      Perkembangan Pelayanan Bank BTN

      Sukses Bank BTN dalam bisnis KPR juga telah meningkatkan status Bank BTN sebagai bank Konvensional menjadi Bank Devisa pada tahun 1994. Layanan bank dalam bentuk penerbitan Letter of Credit (L/C), pembiayaan usaha dalam bentuk Dollar, dan lain lain bisa diberikan Bank BTN dengan status tersebut. Dengan status baru ini tidak membuat Bank BTN lupa akan fungsi utamanya sebagai penyedia KPR untuk masyarakat menengah kebawah.Bank BTN pun makin melebar pada tahun 1989 Bank BTN sudah mengeluarkan obligasi pertamanya. Pada tahun 1992 status Bank BTN ini menjadi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) karena sukses Bank BTN dalam bisnis perumahan melalui fasilitas KPR tersebut. Status persero ini memungkinkan Bank BTN bergerak lebih luas lagi dengan fungsinya sebagai bank umum (komersial). Demi mendukung bisnis KPR tersebut, Bank BTN mulai mengembangkan produk-produk layanan perbankan sebagaimana layaknya bank umum (komersial).

    • 2002
      Kepercayaan Pemerintah Terhadap Bank BTN

      Berdasarkan kajian konsultan independent, Price Water House Coopers, Pemerintah melalui menteri BUMN dalam surat No. 5 – 544/MMBU/2002 memutuskan Bank BTN sebagai Bank umum dengan fokus bisnis pembiayaan perumahan tanpa subsidi.

    • 2009
      Bank BTN Di Pasar Terbuka

      Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengeluarkan pernyataan efektif terhadap produk investasi baru berbasis sekuritisasi. Produk itu adalah EBA Danareksa Sarana Multigriya Finansial I – Kredit Kepemilikan Rumah Bank Tabungan Negara (SMF I-KPR BTN). Di tahun yang sama juga Bank BTN melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) dan listing di Bursa Efek Indonesia.

    • 2017
      Bank BTN Sekarang

      Kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap Bank BTN telah mengantarkan kami mendapatkan penghargaan dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017 sebagai Peringkat 1 Bank Terbaik Indonesia 2017. Dengan adanya penghargaan tersebut akan mengukuhkan optimisme perseroan untuk mampu melanjutkan catatan kinerja positif dan mencapai target bisnis perseroan pada tahun tahun berikutnya. 

     

    Nilai-nilai Budaya Perusahaan

    Bank BTN memiliki 6 (Enam) Core Values AKHLAK yang menjadi pondasi bagi seluruh BTNers (sebutan Pegawai Bank BTN) dalam berperilaku untuk mencapai visi Bank BTN

    18 (Delapan Belas) Panduan Perilaku AKHLAK bagi BTNers

    • Amanah 
      • Memenuhi janji dan komitmen.
      • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan.
      • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
    • Kompeten
      • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.
      • Membantu orang lain belajar.
      • Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
    • Harmonis
      • Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
      • Suka menolong orang lain.
      • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
    • Loyal
      • Menjaga nama balk sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara.
      • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
      • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
    • Harmonis
      • Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
      • Suka menolong orang lain.
      • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
    • Adaptif
      • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik.
      • Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi.
      • Bertindak proaktif.
    • Kolaboratif
      • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
      • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
      • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.